Politeknik Negeri Banyuwangi

Jurusan Bisnis dan Informatika Poliwangi Gali Data Statistik Bersama BPS Banyuwangi untuk Penguatan Kurikulum

Banyuwangi – Jurusan Bisnis dan Informatika (JBI) Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) melakukan kunjungan dan diskusi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyuwangi sebagai bagian dari upaya penguatan kurikulum dan kajian pembukaan Program Studi Akuntansi Bisnis Digital.

Kegiatan yang berlangsung di kantor BPS Kabupaten Banyuwangi tersebut diterima langsung oleh Abdus Salam, S.ST., M.E., Kepala BPS Kabupaten Banyuwangi. Dari pihak Poliwangi hadir Dr. Moh. Nur Shodiq, S.T., M.T., Sekretaris Jurusan Bisnis dan Informatika, bersama koordinator program studi, tim task force pengembangan program studi baru, serta Nur Syamsi Aisyah, S.E., M.Si., selaku pengelola Pojok Statistik Poliwangi.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh data dan informasi strategis yang dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sekaligus mendukung kajian akademik pembukaan Program Studi Akuntansi Bisnis Digital.

Dalam pemaparannya, Abdus Salam menjelaskan bahwa struktur ekonomi Kabupaten Banyuwangi terus mengalami transformasi. Meskipun sektor pertanian masih menjadi penyumbang terbesar terhadap perekonomian daerah, kontribusinya secara persentase menunjukkan tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Di sisi lain, sejumlah sektor lain menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, seperti industri pengolahan, perdagangan, transportasi dan pergudangan, konstruksi, serta berbagai sektor jasa.

Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan adanya pergeseran aktivitas ekonomi yang perlu menjadi perhatian institusi pendidikan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah dan perkembangan industri.

Selain memaparkan perkembangan struktur ekonomi daerah, BPS Banyuwangi juga menyampaikan berbagai data terkait ketenagakerjaan, kebutuhan tenaga kerja berdasarkan tingkat pendidikan, serta potensi sektor-sektor ekonomi yang masih memiliki peluang besar untuk berkembang. Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain industri pengolahan, transportasi dan pergudangan, jasa perusahaan, serta sektor ekonomi berbasis digital yang terus menunjukkan peningkatan aktivitas.

Diskusi juga membahas pemanfaatan data statistik untuk kebutuhan akademik, termasuk akses terhadap publikasi statistik, data time series, mekanisme permintaan data yang tidak tersedia secara publik, serta pemanfaatan data dalam penyusunan kajian akademik dan pengembangan program studi.

Kehadiran Pojok Statistik Poliwangi dalam kegiatan ini turut memperkuat sinergi yang telah terjalin antara Poliwangi dan BPS Banyuwangi. Melalui Pojok Statistik, sivitas akademika Poliwangi memiliki akses yang lebih luas terhadap berbagai data statistik resmi yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penyusunan kebijakan akademik berbasis data.

Dalam kesempatan tersebut, tim JBI Poliwangi turut menggali informasi terkait kebutuhan kompetensi tenaga kerja di masa mendatang, kesesuaian antara lulusan pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri, serta peluang pengembangan kurikulum yang responsif terhadap transformasi digital dan perkembangan ekonomi daerah.

Dr. Moh. Nur Shodiq, S.T., M.T. menyampaikan bahwa data dan informasi yang diperoleh dari BPS akan menjadi salah satu landasan penting dalam penyusunan kurikulum berbasis kebutuhan industri dan penyusunan dokumen kajian pembukaan Program Studi Akuntansi Bisnis Digital.

“Kami ingin memastikan bahwa pengembangan kurikulum maupun pembukaan program studi baru dilakukan berdasarkan data yang valid dan kebutuhan nyata di lapangan. Informasi yang kami peroleh dari BPS menjadi masukan penting untuk menghasilkan lulusan yang relevan dengan perkembangan dunia kerja dan kebutuhan pembangunan daerah,” ujarnya.

Nur Syamsi Aisyah, S.E., M.Si., selaku pengelola Pojok Statistik Poliwangi, menyampaikan bahwa hasil diskusi ini diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan data statistik di lingkungan kampus. Selain mendukung pengembangan kurikulum dan program studi baru, data statistik juga dapat menjadi dasar dalam berbagai kegiatan penelitian dan pengambilan keputusan akademik yang lebih tepat sasaran.

Melalui kegiatan ini, Poliwangi berharap dapat memperkuat sinergi dengan BPS Kabupaten Banyuwangi dalam pemanfaatan data statistik untuk pendidikan, penelitian, dan pengembangan kelembagaan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya pendidikan vokasi yang berbasis data, adaptif terhadap perubahan, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten serta siap menghadapi tantangan dunia kerja di era transformasi digital.

Scroll to Top