
Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas pengalaman belajar mahasiswa melalui program magang internasional. Sebanyak empat mahasiswa Poliwangi resmi dilepas untuk mengikuti program magang di Laguna Redang Island Resort, Malaysia, pada Rabu (6/5/2026).
Kegiatan pelepasan yang berlangsung di Ruang Ir. H. Asmuji, Gedung Prabu Tawang Alun, dihadiri oleh Wakil Direktur 3 Bidang kemahasiswaan, Kerjasama dan Sistem Informasi, Ketua Tim Kerja Kerjasama dan Urusan Internasional, Koordinator Program Studi dan dosen pendamping yang memberikan arahan serta motivasi kepada para peserta magang sebelum keberangkatan.
Adapun mahasiswa yang mengikuti program magang tersebut adalah Endah Tri Windiana dan Dino Adji Prayogi dari Program Studi Agribisnis, serta Geneva Valencia B. dan Sekar Dwi Winarsih dari Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Ternak (TPHT). Selama menjalani magang, para mahasiswa akan ditempatkan pada berbagai posisi, mulai dari Front Office, Recreation, Food and Beverage Service (FBS), Bar, hingga Pastry.
Keempat mahasiswa berangkat bersama peserta magang lainnya dari Banyuwangi dengan total 15 orang. Setibanya di Malaysia, mereka akan dijemput oleh perwakilan pihak Laguna Redang Island Resort untuk selanjutnya menjalani program magang hingga Oktober 2026, menyesuaikan ketentuan dari pihak perusahaan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Direktur 3, Dianni, menyampaikan bahwa kegiatan magang internasional tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan teknis (hard skill), tetapi juga kemampuan interpersonal dan adaptasi budaya (soft skill). Ia mendorong mahasiswa untuk menggali pengalaman yang dapat dikaitkan dengan bidang keilmuan masing-masing meskipun lokasi magang berada di sektor hospitality.
“Selain mempelajari hal-hal baru, mahasiswa juga diharapkan mampu mengidentifikasi potensi yang dapat dikembangkan dan dikaitkan dengan program studi maupun jurusan masing-masing. Pengalaman ini diharapkan dapat memperkaya wawasan serta memberikan rekomendasi pengembangan di tempat magang,” imbuh Naris Ketua Kerjasama dan Urusan Internasional.
Senada dengan hal tersebut, para dosen pendamping juga mengingatkan mahasiswa untuk menikmati setiap proses pembelajaran selama magang, menjaga kesehatan, disiplin dalam bekerja, serta selalu menjaga komunikasi apabila menemui kendala selama berada di luar negeri.
Selain itu, mahasiswa diingatkan untuk menjaga nama baik diri, keluarga, almamater, dan Indonesia selama menjalani program magang. Sikap profesional, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi dengan budaya kerja yang berbeda menjadi bekal penting untuk meraih pengalaman terbaik selama program berlangsung.
Melalui program magang internasional ini, Poliwangi berharap mahasiswa dapat memperoleh pengalaman kerja global, meningkatkan kompetensi profesional, serta membawa pulang wawasan baru yang dapat mendukung pengembangan keilmuan dan karier mereka di masa depan.