Politeknik Negeri Banyuwangi

Tingkatkan Kompetensi SDM, Poliwangi Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Skema Pengolahan Kopi bagi Dosen Pertanian

Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Skema Pengolahan Kopi untuk Industri Kecil Menengah (IKM) pada tanggal 20–23 Juli 2026 di Kampus Politeknik Negeri Banyuwangi. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian Program Revitalisasi Perguruan Tinggi Negeri Vokasi (PRPTNV) 2026 yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam mendukung pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri.

Pelatihan diikuti oleh dosen dari Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Banyuwangi yang memiliki peran strategis dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang kopi. Selama empat hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembekalan materi sekaligus praktik mengenai proses pengolahan kopi meliputi perencanaan produksi, sortasi biji, roasting, blending, uji organoleptik (cupping), hingga pengemasan produk kopi. Kegiatan ini menghadirkan Ir. Musnidar, MBA dari LSP Kopi
Indonesia (LSP Pengolahan Kopi) sebagai asesor sertifikasi kompetensi. Sementara itu, materi pelatihan disampaikan oleh Ervianty Julia, S.E. dari LPK Jentera Bintang, yang memberikan pendampingan teknis mengenai proses pengolahan kopi mulai dari penanganan pascapanen hingga pengendalian mutu produk.

Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, peserta tidak hanya memperoleh penguatan pengetahuan, tetapi juga kesempatan untuk mengukur kompetensi sesuai skema sertifikasi profesi. Sertifikasi tersebut diharapkan menjadi bukti pengakuan kompetensi yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran maupun pendampingan kepada masyarakat dan pelaku usaha kopi.

Sebagai salah satu daerah penghasil kopi unggulan di Indonesia, Banyuwangi memiliki potensi besar untuk terus mengembangkan industri kopi yang berdaya saing. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi tenaga pendidik menjadi langkah penting dalam menghasilkan lulusan vokasi yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri. Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Banyuwangi berharap para dosen semakin kompeten dalam bidang pengolahan kopi sehingga mampu berkontribusi dalam menyiapkan mahasiswa yang ahli dan siap bekerja di sektor perkopian. Selain itu, kompetensi yang dimiliki diharapkan dapat mendukung pengembangan inovasi, pendampingan industri kecil menengah, serta memperkuat ekosistem industri kopi di Banyuwangi sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi komoditas unggulan daerah.

Scroll to Top