Politeknik Negeri Banyuwangi

Poliwangi Perkuat Jejaring Global, Teken MoU dengan Mitra Tiongkok di Forum CITIEA 2026

Politeknik Negeri Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui partisipasi dalam 3rd Annual Conference of China–Indonesia TVET Industry-Education Alliance (CITIEA) 2026 yang berlangsung pada 26–28 April 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada.

Dalam forum internasional tersebut, Poliwangi mencatatkan capaian strategis dengan melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Guizhou Open University sebagai langkah awal pengembangan kerja sama di bidang pendidikan vokasi.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Poliwangi, Ir. M Shofiul Amin, S.T., M.T. bersama Ketua Tim Kerja Kerjasama dan Urusan Internasional Poliwangi, Ir. Wahyu Naris Wari. S.T., M.T.

Konferensi CITIEA 2026 menjadi wadah strategis yang mempertemukan institusi pendidikan vokasi, industri, serta pemangku kepentingan dari Indonesia dan Tiongkok. Berbagai isu penting dibahas, mulai dari penguatan kurikulum berbasis industri, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pemanfaatan teknologi dalam mendukung pembelajaran vokasi yang adaptif.

Direktur Poliwangi, Ir. M Shofiul Amin, menyampaikan bahwa partisipasi dalam forum ini merupakan langkah penting dalam memperluas kerja sama internasional.
“Keikutsertaan Poliwangi dalam CITIEA 2026 menjadi momentum strategis untuk membangun kolaborasi global yang berkelanjutan, khususnya dalam pengembangan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Kerjasama dan Urusan Internasional, Ir. Wahyu Naris Wari, menambahkan bahwa kerja sama dengan mitra Tiongkok membuka peluang implementasi program nyata.
“Melalui MoU ini, kami berharap dapat segera menindaklanjuti dalam bentuk program konkret seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, riset bersama, serta pengembangan kurikulum berbasis industri,” ungkapnya.

Penandatanganan MoU dengan Guizhou Open University diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong internasionalisasi Poliwangi serta meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global.

Keikutsertaan Poliwangi dalam forum ini sekaligus menegaskan peran aktif institusi dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi yang inovatif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan industri global.

Scroll to Top