Politeknik Negeri Banyuwangi

Poliwangi Gelar International Conference on Maritime Safety and Weather Technology di Banyuwangi

Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) bekerja sama dengan Worldwide Ferry Safety Association (WFSA) akan menyelenggarakan International Conference on Maritime Safety and Weather Technology pada Rabu, 19 Agustus 2026 di Hotel Ketapang Indah, Banyuwangi, Jawa Timur. Konferensi internasional ini mengusung tema “Detecting Sudden Hazardous Weather for Safer Ferry Operations in the Bali Strait” dan terbuka untuk peserta secara luring maupun daring.

Selat Bali merupakan salah satu jalur penyeberangan tersibuk di Indonesia yang menghubungkan Jawa dan Bali. Kondisi cuaca yang berubah dengan cepat, termasuk angin kencang, gelombang tinggi, dan jarak pandang rendah, kerap menjadi ancaman serius bagi keselamatan operasional kapal feri di wilayah ini. Konferensi ini hadir sebagai respons atas kebutuhan mendesak untuk memperkuat sistem deteksi dini dan pemantauan cuaca berbahaya secara real-time, serta mengintegrasikannya ke dalam sistem operasional dan pengambilan keputusan layanan penyeberangan.

Konferensi akan menghadirkan pembicara internasional dan pakar nasional dari berbagai institusi terkemuka, antara lain BMKG Indonesia, Bureau of Meteorology (BoM) Australia, KNKT Indonesia, ITS Surabaya, KSOP Tanjung Wangi, Sofar Ocean, OceanSync, NOAA USA, IFREMER, dan Poliwangi. Diskusi akan dibagi dalam tiga panel utama, yaitu Panel 1 membahas kondisi cuaca yang semakin ekstrem dan dampaknya, Panel 2 membahas langkah-langkah penanganan cuaca berbahaya yang sudah dilakukan, serta Panel 3 membahas metode baru deteksi dan komunikasi cuaca berbahaya.

Konferensi ini didukung oleh sejumlah mitra dan sponsor internasional, di antaranya Lloyd’s Register Foundation, OceanSync, Sofar Ocean, Australian Bureau of Meteorology, BMKG Indonesia, KNKT Indonesia, KSOP Tanjung Wangi, ITS Surabaya, IFREMER, dan NOAA USA. Bahasa kerja yang digunakan dalam konferensi ini adalah Bahasa Inggris, dengan kemungkinan interpretasi ke dalam Bahasa Indonesia.

Melalui konferensi ini, Poliwangi berharap dapat mendorong kolaborasi lintas institusi dan lintas negara dalam memperkuat keselamatan maritim, khususnya di Selat Bali. Konferensi ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret, peluang kerja sama riset, serta dokumen kebijakan yang dapat menjadi acuan bagi pemangku kepentingan di sektor maritim dan meteorologi. Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan partisipasi akan disampaikan melalui undangan resmi.

Scroll to Top