Politeknik Negeri Banyuwangi

Pelatihan Program Pendampingan Kewirausahaan 2026 Bersama Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jember

Unit Penunjang Akademik (UPA) Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Politeknik Negeri Banyuwangi menyelenggarakan Pelatihan dalam rangkaian kegiatan Program Pendampingan Kewirausahaan Tahun 2026 dengan tema “Pengelolaan Keuangan Usaha dan Perencanaan Modal” pada Senin, 31 Agustus 2026. Pelatihan dilaksanakan dengan mengundang narasumber dari Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jember yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam mengelola keuangan usaha secara lebih tertata dan terencana.

Pelatihan diikuti oleh mahasiswa peserta Program Pendampingan Kewirausahaan 2026 yang saat ini sedang menjalankan dan mengembangkan usaha di berbagai bidang. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya pencatatan keuangan usaha, pengelolaan arus kas, hingga perencanaan kebutuhan modal untuk mendukung keberlangsungan dan pengembangan usaha.

Narasumber dari Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jember, Ramadhani Herllanda selaku Asisten Analis, menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan sebuah usaha. Selain kemampuan menghasilkan produk atau jasa yang berkualitas, pelaku usaha juga perlu memiliki kemampuan dalam mengatur keuangan agar usaha dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan.

Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Politeknik Negeri Banyuwangi, Ayu Purwaningtyas, S.Hut., M.M., menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi yang diberikan oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jember dalam mendukung pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan serta memperkuat kesiapan mahasiswa dalam membangun dan mengelola usaha secara profesional.

Melalui Program Pendampingan Kewirausahaan, Politeknik Negeri Banyuwangi dan UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan berkomitmen menciptakan ekosistem kewirausahaan yang inovatif dan berdaya saing. Diharapkan peserta tidak hanya mampu mengembangkan usaha, tetapi juga dapat menjadi wirausahawan muda yang tangguh dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Scroll to Top