
Banyuwangi – Politeknik Negeri Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan inovasi, riset terapan, serta pemberdayaan masyarakat melalui keberhasilan sejumlah dosen dan tim dalam memperoleh pendanaan pada berbagai skema program tahun 2026.
Pada kategori Hiliriset, Poliwangi berhasil meloloskan tiga judul inovasi unggulan yang berkolaborasi dengan mitra industri. Salah satunya adalah proyek bertajuk “PIANDA-TEWS (Preventive Integrated Alert for Natural Disaster Awareness – Tsunami Early Warning System)” yang diketuai oleh Endi Sailul Haq bersama tim lintas perguruan tinggi dan didukung oleh mitra industri Tri Point Technology.
Selain itu, dalam skema Ajakan Industri, terdapat dua proyek strategis. Proyek A berjudul “Pengembangan Air Bubble Lubrication System dengan Nosel Jet Bubble Generator” bekerja sama dengan PT. PAL Surabaya, diketuai oleh I Gusti Ngurah Bagus Catrawedarma. Sementara Proyek B mengusung inovasi “Aerator Mikro Bubble Tenaga Surya Terintegrasi IoT” untuk optimalisasi budidaya polikultur udang dan kepiting, dengan dukungan PT. Banter Marine dan diketuai oleh Sefri Ton.
Pada kategori BIMA (Penelitian), Poliwangi turut mencatatkan capaian melalui dua skema. Skema Penelitian Dosen Pemula mengangkat penelitian “Perancangan Antena Microstrip 915 MHz Teknik Meander Line untuk Optimasi Kinerja LoRa Navigasi Kapal Nelayan” yang diketuai oleh Arif Fahmi. Sementara itu, pada skema Penelitian Fundamental Regular tahun kedua, Ayu Purwaningtyas memimpin penelitian “Sistem Rekomendasi Cerdas Itinerari (SIRECI) Wisata dan Kuliner Banyuwangi Berbasis Preferensi serta Waktu Kunjungan.”
Tidak hanya fokus pada riset dan inovasi, Poliwangi juga aktif dalam program pemberdayaan masyarakat melalui empat kegiatan dalam skema BIMA. Program-program tersebut mencakup:
- Inovasi teknologi pupuk organik berbasis IoT dari limbah kotoran ayam di Desa Tambong oleh Aldy Bahaduri Indraloka.
- Pemberdayaan kelompok ternak kambing melalui teknologi pencacah hijauan dan pelatihan silase oleh Asmaul Khusna.
- Peningkatan daya saing pelaku usaha kopi Street Bar Akasia Brewing House melalui optimalisasi sortasi dan desain kemasan oleh Ayu Purwaningtyas.
- Pemberdayaan UMKM rambak kulit cumi melalui optimalisasi produksi dan manajemen usaha berbasis teknologi tepat guna oleh Trias Ayu Laksanawati.
Direktur Politeknik Negeri Banyuwangi menyampaikan apresiasi atas capaian ini sebagai bentuk nyata kontribusi sivitas akademika dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional melalui inovasi berbasis teknologi terapan.
“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Poliwangi terus berperan aktif dalam menciptakan solusi inovatif yang tidak hanya berdampak pada dunia industri, tetapi juga langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Direktur.
Dengan capaian ini, Poliwangi berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak serta meningkatkan kualitas riset dan pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan.