Politeknik Negeri Banyuwangi

Dosen Poliwangi Presentasikan Hasil Penelitian pada Konferensi Internasional di Kuala Lumpur

Kuala Lumpur, Malaysia — Dosen Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) berpartisipasi dalam Konferensi Internasional Hasil Penelitian yang diselenggarakan secara luring dan daring oleh Asosiasi Dosen Kolaborasi Lintas Perguruan Tinggi (DKLPT) di Universiti Pertahanan Nasional Malaysia (UPNM), Kuala Lumpur, pada 22 Desember 2025.

Kegiatan ini merupakan wujud kontribusi nyata Poliwangi dalam publikasi penelitian di tingkat internasional sekaligus upaya memperluas jejaring akademik global.

Dalam konferensi tersebut, Ika Yuniwati, dosen Jurusan Teknik Mesin, tampil sebagai presenter luring dengan judul A Comprehensive User Experience Assessment of an Accreditation-Standards Questionnaire Application Through the UEQ+ Framework. Penelitian ini dikolaborasikan bersama Lukman Hakim (Jurusan Bisnis dan Informatika), Miko Andi Wardana (Akademi Penerbangan Indonesia Banyuwangi), Aji Suatmaji, Dani Daneswara, Nazwa Ridev Ramadhani, serta alumni Asiyah dan Istikomah.

Presenter daring dari Jurusan Pertanian Poliwangi antara lain Aldy Bahaduri Indraloka dengan topik pengembangan tepung sukun sebagai alternatif gandum, Karina Meidayanti tentang kesiapan komersialisasi sistem informasi keuangan digital berbasis blockchain untuk UMKM agroindustri, serta Novilia Kareja mengenai pengembangan prototipe sistem pencatatan biaya UMKM agroindustri berbasis pendekatan DDR.

Konferensi ini menjadi forum pertukaran gagasan dengan akademisi dari berbagai negara, seperti Korea Selatan, Malaysia, Brunei Darussalam, Sri Lanka, serta berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Partisipasi dosen Poliwangi dalam konferensi ini diharapkan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas riset dan pembelajaran vokasi, sekaligus membuka peluang kolaborasi internasional. Kegiatan ini juga menegaskan komitmen Poliwangi dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi, sejalan dengan visi menjadi institusi pendidikan vokasi technopreneur unggul dan berdaya saing global berbasis kearifan lokal.

Scroll to Top