
Surabaya, 24 Juni 2026 – Dosen Politeknik Negeri Banyuwangi, Sepyan Purnama Kristanto, hadir sebagai Co-Investigator Bidang Teknologi Informasi dalam diskusi riset KONEKSI bersama perwakilan Kedutaan Besar Australia di Gedung Rektorat Universitas Airlangga, Surabaya. Kegiatan ini berlangsung dalam rangka kunjungan Tim Stapleton, Minister Counsellor untuk Pembangunan Manusia dan Kemanusiaan Kedubes Australia di Jakarta, ke Surabaya.
KONEKSI (Knowledge Partnership Platform Australia-Indonesia) adalah inisiatif kolaboratif yang mendukung kemitraan riset antara organisasi Australia dan Indonesia, guna memperkuat ekosistem riset yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis bukti.
Dalam forum tersebut, Sepyan memaparkan penelitian berjudul “Sistem Data Terpadu untuk Pemberdayaan Kader Kesehatan Perempuan dalam Proses Pengambilan Keputusan Program Gizi Berbasis Desa,” bagian dari kolaborasi riset PUSPADAYA yang berfokus pada penguatan peran kader kesehatan perempuan desa melalui pemanfaatan data dan teknologi digital. Sebagai Co-Investigator, Sepyan berperan dalam pengolahan data, pengembangan sistem informasi, serta perancangan sistem monitoring gizi berbasis desa, agar kader kesehatan dan pemangku kepentingan desa dapat mengambil keputusan lebih tepat dan cepat.
Riset ini dipresentasikan bersama Susy K. Sebayang, Ph.D. dan Dr. Diah Indriani (Universitas Airlangga), Dianni Yusuf, S.Kom., M.Kom. (Poliwangi), serta Tatiek Setyaningsih, Kepala Puskesmas Benculuk, Banyuwangi. Forum ini juga dihadiri peneliti dari Australian National University, Universitas Pattimura, dan University of Sydney, dengan agenda lain seperti riset potensi obat diabetes dari anggur laut serta kehutanan sosial untuk penghidupan tangguh iklim.
Keterlibatan Poliwangi dalam forum ini menegaskan komitmen perguruan tinggi vokasi dalam mendukung riset terapan yang relevan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat jejaring riset nasional dan internasional. Kolaborasi ini diharapkan terus berkembang sehingga hasil riset dapat memberi manfaat langsung bagi pengambilan keputusan program gizi di tingkat desa.