
Banyuwangi – Tiga dosen Jurusan Pertanian Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) mengikuti kegiatan Floral Arts and Crafts, Protected Solanaceous Vegetables Growing, dan Eucalyptus Growing and Caring Techniques Training Program yang diselenggarakan pada 11–26 Mei 2026 di Guangxi Eco-Engineering Vocational & Technical College, Liuzhou, Tiongkok.
Kegiatan ini diikuti oleh Aldy Bahaduri Indraloka, S.Si., M.P., Erlin Susilowati, S.P., M.Biotek., dan Maghfirotul Amaniyah, S.P., M.Si. sebagai perwakilan dosen Poliwangi dalam rangka meningkatkan kompetensi di bidang teknologi pertanian modern yang terus berkembang di tingkat internasional.
Selama pelatihan, peserta memperoleh berbagai materi dan praktik yang mencakup desain bunga tradisional Timur, floristry struktural modern, perlindungan tanaman Solanaceae, kultur jaringan tanaman, penerapan teknologi modern pada budidaya Eucalyptus serta pengembangan pembelajaran berbasis daring. Program ini dirancang untuk memberikan wawasan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia industri sekaligus mendukung pengembangan pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan global.
Selain peningkatan kompetensi individu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan kerja sama pendidikan vokasi antara Indonesia dan Tiongkok. Program tersebut berada di bawah naungan China-Indonesia TVET Industry-Education Alliance (CITIEA) yang berfokus pada pengembangan kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri kedua negara.
Melalui partisipasi dalam program internasional ini, Poliwangi terus mendorong dosen untuk memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas akademik dan profesional, serta membawa pengalaman dan pengetahuan baru yang dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kampus.
Diharapkan hasil pelatihan yang diperoleh dapat mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang Pertanian. Keikutsertaan dosen dalam program internasional juga menjadi salah satu bentuk komitmen Poliwangi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat jejaring kerja sama global di bidang pendidikan vokasi.