Politeknik Negeri Banyuwangi

Perkuat Sinergi Daerah, Poliwangi Bersama Forum Pimpinan Perguruan Tinggi se-Banyuwangi Siap Dorong Kemajuan Inovasi dan SDM Banyuwangi

​BANYUWANGI – Sebagai wujud nyata komitmen pengabdian kepada masyarakat, Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) bersama perguruan tinggi lokal yang tergabung dalam Forum Pimpinan Perguruan Tinggi se-Banyuwangi menggelar rapat koordinasi strategis pada Rabu, 8 Juli 2026. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan menguatkan sinergi dalam menghadirkan solusi akademis bagi pembangunan daerah.

​Pertemuan strategis ini dihadiri oleh pimpinan dan perwakilan dari 14 perguruan tinggi di Banyuwangi, yaitu Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Banyuwangi, Universitas PGRI Banyuwangi (UNIBA), Universitas Dr. Soekardjo (UNIDSOE) Banyuwangi, Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Banyuwangi, Universitas Islam Ibrahimy (UNIIB) Banyuwangi, Universitas Islam DR. H. Ali Sumarno (UNISMAR) Banyuwangi, Universitas Bakti Indonesia (UBI), Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi), Politeknik Mitra Global Banyuwangi, Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Banyuwangi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Rustida Glenmore, Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Ulum (STAIDU) Banyuwangi, Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi, serta Akademi Kelautan Banyuwangi (AKABA).

​Dalam forum tersebut, seluruh pimpinan perguruan tinggi sepakat untuk menjadikan kampus sebagai laboratorium inovasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Banyuwangi. Komitmen gerak bersama ini diwujudkan melalui program strategis yang mengintegrasikan penguatan riset dan pengabdian masyarakat desa, akselerasi UMKM lokal agar naik kelas, hilirisasi inovasi teknologi tepat guna, pemerataan akses pendidikan tinggi yang adil, serta pendampingan akademis dalam tata kelola administrasi publik dengan tetap menjunjung tinggi nilai kearifan lokal daerah.

​Sinergi ini menggabungkan berbagai keunggulan dari masing-masing perguruan tinggi di Banyuwangi untuk saling melengkapi. Salah satu program nyata yang diusung adalah kolaborasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang dirancang terintegrasi guna menyasar langsung kebutuhan spesifik desa-desa di Banyuwangi, mulai dari digitalisasi desa, penanganan stunting, hingga pengembangan potensi wisata lokal. Selain itu, gabungan keahlian dalam bidang sains, teknologi, sosial-humaniora, dan pendidikan dari seluruh kampus akan dioptimalkan untuk memberikan pendampingan yang lebih komprehensif bagi masyarakat.

​Poliwangi sendiri mengambil peran strategis dengan menginisiasi berbagai program unggulan, mulai dari rencana pendirian Halal Center agar sertifikasi tentang makanan bisa difasilitasi, pengurusan Hak Paten bagi pelaku usaha, hingga rencana penyelenggaraan ajang inovasi kreatif berskala nasional melalui wadah Creativity Station (CS).

​Melalui wadah konsorsium ini, perguruan tinggi se-Banyuwangi berkomitmen untuk terus menyelenggarakan sarasehan berkala demi memastikan kontribusi dunia pendidikan dapat dirasakan secara nyata, berdampak luas, dan berkelanjutan oleh masyarakat.

Scroll to Top