
BANYUWANGI – Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan pendidikan vokasi di tingkat internasional melalui partisipasi Wakil Direktur Bidang Akademik, Adetiya Prananda Putra, S.ST., M.M., pada kegiatan China-Southeast Asia TVET Management Capacity Development Workshop: Transforming TVET and Skills Ecosystem for the Digital Era yang diselenggarakan di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok, pada 22–28 Juni 2026.
Workshop yang diinisiasi oleh UNESCO International Research and Training Centre for Rural Education (INRULED) tersebut mempertemukan para pengambil kebijakan, pimpinan institusi pendidikan vokasi, peneliti, praktisi, serta perwakilan industri dari negara-negara Asia Tenggara dan Tiongkok. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas pengelolaan pendidikan dan pelatihan vokasi (TVET) dalam menghadapi tantangan transformasi digital yang terus berkembang.
Keikutsertaan Poliwangi dalam forum internasional ini menjadi kesempatan strategis untuk memperluas jejaring kerja sama, berbagi praktik baik, serta mempelajari berbagai inovasi dalam pengembangan ekosistem keterampilan yang selaras dengan kebutuhan industri masa depan. Melalui berbagai sesi diskusi, kunjungan lapangan, dan pertukaran pengalaman, peserta diajak untuk merumuskan strategi penguatan pendidikan vokasi yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
Sebagai Wakil Direktur Bidang Akademik, Adetiya Prananda Putra membawa pengalaman Poliwangi dalam pengembangan tata kelola akademik, penjaminan mutu, serta penguatan kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri. Kehadirannya mencerminkan pengakuan terhadap peran aktif Poliwangi dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja dan perkembangan teknologi.
Partisipasi dalam workshop ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan praktik terbaik yang dapat diimplementasikan di lingkungan Poliwangi, sekaligus memperkuat posisi institusi sebagai perguruan tinggi vokasi yang adaptif terhadap perubahan, berdaya saing global, dan berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia unggul untuk menghadapi era digital.