
Politeknik Negeri Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui partisipasi pada kegiatan Korea-Indonesia Networking Day 2026 yang telah berlangsung pada 4–10 Mei 2026 di Korea Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, Direktur Politeknik Negeri Banyuwangi, Ir. M. Shofi’ul Amin, S.T., M.T., hadir bersama delegasi pimpinan politeknik negeri lainnya dari Indonesia untuk mengikuti rangkaian kunjungan akademik, diskusi kerja sama, hingga penandatanganan nota kesepahaman dengan sejumlah institusi pendidikan tinggi di Korea Selatan.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh RISE Project Group Universitas Kyungnam, Korea Polytechnic University, Korean Center Global Network, serta Lembaga Riset Manajemen ESG ini menjadi wadah penguatan kolaborasi pendidikan vokasi antara Indonesia dan Korea Selatan, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia industri.
Selama kegiatan berlangsung, delegasi melakukan kunjungan ke sejumlah perguruan tinggi ternama seperti Keimyung University, Kyungnam University, Korea University, serta Korea Polytechnic University di beberapa kampus. Dalam kunjungan tersebut, peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi mengenai pengembangan kurikulum pendidikan vokasi, program pertukaran mahasiswa dan dosen, peluang double degree, hingga penguatan kerja sama industri dan akademik.
Poliwangi juga melakukan benchmarking terhadap sistem pendidikan vokasi Korea Selatan yang dikenal memiliki keterkaitan kuat dengan kebutuhan industri. Selain sesi diskusi dan presentasi, delegasi turut meninjau fasilitas laboratorium, pusat inovasi, serta model pembelajaran berbasis praktik industri yang diterapkan di institusi mitra.
Partisipasi Poliwangi dalam agenda internasional ini menjadi langkah strategis untuk memperluas peluang kolaborasi global sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang relevan dengan perkembangan industri modern. Melalui kerja sama internasional tersebut, Poliwangi berharap dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa maupun dosen untuk memperoleh pengalaman akademik dan industri di tingkat global.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat kesiapan lulusan Poliwangi dalam menghadapi tantangan dunia kerja internasional, khususnya pada sektor teknologi, manufaktur, kewirausahaan, dan pengembangan industri berbasis inovasi.
