Politeknik Negeri Banyuwangi

Dosen dan Mahasiswa Poliwangi Ikuti Konferensi Internasional PKM di Universiti Kuala Lumpur MiMET

Kuala Lumpur, Malaysia — Dosen dan mahasiswa Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) berpartisipasi dalam Konferensi Internasional Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan secara luring dan daring di Universiti Kuala Lumpur Malaysian Institute of Marine Engineering Technology (UniKL MiMET), Malaysia. Kegiatan ini merupakan implementasi kerja sama antara Poliwangi dan UniKL MiMET dalam penguatan publikasi PKM di tingkat internasional.

Konferensi ini diinisiasi oleh Asosiasi Dosen Kolaborasi Lintas Perguruan Tinggi (DKLPT) dan dilaksanakan pada 23 Desember 2025 di Kuala Lumpur. Dalam kegiatan ini, dosen Poliwangi yang terlibat antara lain Ika Yuniwati sebagai presenter luring, serta Ely Trianasari, Ninik Sri Rahayu, I Wayan Syardinata, Dzakriendy Springfield, dan Imam Fahmi Dian Sukma sebagai kolaborator artikel PKM.

Mahasiswa dan alumni yang terlibat sebagai kolaborator meliputi Della Agustia Lestari, Irnawati, Muhammad Fahmi, Bintang Bayu Mahardika, Istikoma, dan Dhina Romadhona.

Pada konferensi tersebut, tim Poliwangi mempresentasikan hasil PKM berjudul Global Academic Outreach: Integrating Local Wisdom Through Agrofun-Methapoly Game Implementation for Primary Learners in Banyuwangi. Produk PKM berupa gim monopoli berbasis web ini dirancang sebagai media pembelajaran holistik untuk meningkatkan numerasi sekaligus mengenalkan potensi agrowisata Banyuwangi kepada siswa sekolah dasar.

Numerasi yang dimaksud mencakup kemampuan pemecahan masalah kontekstual seperti perhitungan volume kolam ikan, jarak tempuh destinasi wisata, penjualan tiket, serta estimasi waktu perjalanan wisatawan. Hasil implementasi di sekolah dasar di Banyuwangi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep agrowisata hingga empat kali lipat, sehingga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) khususnya pada aspek pendidikan berkualitas.

Selain itu, dosen Poliwangi Wahyuning Setia Budhi menjadi presenter daring dengan judul Community-Based Coastal Abrasion Mitigation through Hybrid Engineering: Application of Bamboo Breakwater in Cemara Gading Beach, yang mengangkat penerapan bambu pemecah ombak sebagai solusi mitigasi abrasi pesisir sekaligus perlindungan ekosistem laut.

Konferensi ini diikuti oleh akademisi dan praktisi dari berbagai negara, antara lain Jeonbuk National University (Korea Selatan), Universiti Kuala Lumpur (Malaysia), University Sultan Sharif (Brunei Darussalam), dan Open University of Sri Lanka, serta sejumlah perguruan tinggi dari Indonesia.

Keikutsertaan Poliwangi dalam konferensi ini diharapkan memperkuat hilirisasi riset menjadi pengabdian berdampak global, membuka peluang kerja sama internasional berkelanjutan, serta mempertegas peran Poliwangi dalam mendukung SDGs. Hal ini sejalan dengan Renstra Hijau Poliwangi serta misi diferensiasi Agro Eco Tourism Technopark.

Scroll to Top