TINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN, PRODI AGRIBISNIS SELENGGARAKAN WORKSHOP COMPETITIVE FUND PENGEMBANGAN PRODUK SIGNATURE COFFEE KOLABORASI DENGAN INDUSTRI KOPI BANYUWANGI

BANYUWANGI – Program Studi Agribisnis Poliwangi mendapatkan hibah Competitive Fund pada tahun 2024. Salah satu kegiatannya adalah penyelenggaraan Workshop Competitive Fund Pengembangan Produk Signature Coffee Berkolaborasi Dengan Industri Kopi di Banyuwangi. Kegiatan ini diselenggarakan selama dua (2) hari pada tanggal 16-17 Mei 2024 di SkyLounge Lantai 4 El Hotel Banyuwangi, serta diikuti oleh 10 pelaku industri kopi di Banyuwangi, lima (5) Ketua Jurusan, dan para dosen Program Studi Agribisnis. Direktur Politeknik Negeri Banyuwangi, M. Shofi’ul Amin S.T., M.T. dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan Poliwangi semakin memperluas dan memperkuat jalinan kerja sama dengan berbagai industri kopi di Banyuwangi, mengingat minum kopi saat ini menjadi tren yang terus berkembang dan diminati oleh masyarakat.

Agenda workshop hari pertama dimulai dengan penandatanganan delapan (8) Nota Kesepemahaman/Memorandum of Understanding (MoU) antara Politeknik Negeri Banyuwangi dengan para pelaku industri kopi di Banyuwangi, diantaranya CV Kepak Sayap Kopi Indonesia (@garasikopi.bwi), Bolo Kopi (@bolo_coffee), CV Puspa Cahyo/Phillos Coffee (@phillos_coffee), PT Sukma Jaya Kopi/Hachi Coffee (@hachicoffee_), Bikopin Coffee (@bikopin.coffee), Ben Kopi (@ben.homeandroastery), Rumah Kita (@rumahkita_bwi), dan Gesha Coffee (@geshacoffeeofficial_).

Gambar 1. Penandatanganan MoU antara Poliwangi dengan Gesha Coffee and Roastery

Gambar 2. Penandatanganan MoU antara Poliwangi dengan Rumah Kita

Gambar 3. Penandatanganan MoU antara Poliwangi dengan Bolo Kopi

Gambar 4. Penandatanganan MoU antara Poliwangi dengan CV Kepak Sayap Kopi Indonesia

Gambar 5. Penandatanganan MoU antara Poliwangi dengan Ben Kopi

Gambar 6. Penandatanganan MoU antara Poliwangi dengan Bikopin Coffee

Gambar 7. Penandatanganan MoU antara Poliwangi dengan PT Sukma Jaya Kopi

Kegiatan workshop dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama oleh Hariyono, S.Pd.I., selaku pemilik Kopi Lerek Gombengsari (@kopi.lego). Beliau menyampaikan materi tentang teknis budidaya kopi beserta dinamika yang dihadapi oleh petani kopi saat ini. Muhammad Emir Yusuf selaku pemilik Gesha Coffee and Roastery (@geshacoffeeofficial_) bertindak sebagai pemateri kedua yang memaparkan materi tentang branding, target market, serta rencana bisnis kopi. Materi terakhir bertemakan standar bahan baku, komposisi, serta packaging untuk produk signature coffee disampaikan oleh Panji Laras Gumilar, S.TP. selaku komisaris PT Cakwang Macro Indonesia. Diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber berlangsung dengan baik dan hangat.

Gambar 8. Pemateri pertama, Hariyono, S.Pd.I.

Gambar 9. Pemateri kedua, Muhammad Emir Yusuf dan pemateri ketiga, Panji Laras Gumilar, S.TP.

Kegiatan pada hari pertama diakhiri dengan praktik pembuatan signature coffee bersama industri kopi dan para dosen prodi Agribisnis. Peserta dibimbing dan diberikan pelatihan tentang menyiapkan alat dan bahan, proses pembuatan kopi, serta packaging produk yang dihasilkan.

Gambar 10. Praktik pembuatan signature coffee bersama pelaku industri kopi Banyuwangi

Pada hari kedua, Jumat tanggal 17 Mei 2024, kegiatan workshop dilanjutkan dengan pelaksanaan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) tiga (3) mata kuliah, diantaranya Produksi Tanaman Perkebunan, Kapita Selekta Agribisnis, serta Perencanaan dan Perancangan Produk. Penyusunan rencana pembelajaran tersebut disesuaikan dengan masukan yang didapatkan dari para pelaku industri kopi. (SWU).

Gambar 11. Pelaksanaan workshop hari kedua