PEMANFAATAN LIMBAH FLY ASH DAN ABU SEKAM PADI PADA PEMBUATAN BATA RINGAN DALAM MENUNJANG MATERIAL KONSTRUKSI DI BANYUWANGI

Limbah fly ash dan abu sekam dapat dijadikan bahan dalam pembuatan bata ringan. Pembuatan pembuatan bata ringan menggunakan alat steam curing yang berfungsi untuk menjaga pada proses pengikatan (setting time) material penyusun bata ringan. Adapun metode yang digunakan pada bata ringan ini adalah model bata mortar aerasi dengan memberikan bahan pengembang berupa aluminium powder. Penelitian berikutnya akan dilakukan rancang bangun alat untuk mendapatkan hasil mortar/bata ringan dengan kekuatan yang baik. Pada penelitian lanjutan ini difokuskan pada rancang alat yang digunakan untuk merawat mortar agar memiliki kualitas yang baik. Hasil dari penelitian ini didapatkan desain alat steam curing beserta hasil uji mortarnya. Adapun hasil uji mortarnya yaitu maksimal bernilai 7,47 MPa dengan perawatan uap pada temperatur 700C durasi 6 jam. Hasil tersebut memiliki nilai yang lebih baik jika dibandingkan dengan nilai mortar ringan pada bata ringan yang beredar di pasaran. Hasil tersebut menunjukkan nilai yang cukup baik dan layak untuk dikembangkan dilapangan (Kabupaten Banyuwangi). hal tersebut dapat diketahui dengan membandingkan nilai kuat tekan mortar ringan/bata ringan yang dijual dipasaran. (M. Shofi’ul Amin, S.T., M.T., Mirza Ghulam Rifqi , S.T., M.ST., Galang Sandy Prayogo, S.T., M.T.)