INGATKAN KOMUNITAS UNTUK SALING MELINDUNGI, ORMAWA POLIWANGI SUMBANG FACESHIELD PADA IKATAN BIDAN INDONESIA CABANG BANYUWANGI DAN KOMANDO RAYON MILITER SRONO
Gambar 1. Serah terima faceshield kepada ketua IBI Cabang Banyuwangi

(13/4/2020) Penyebaran Covid-19 yang semakin merebak membuat seluruh lapisan masyarakat was-was. Di Banyuwangi, terhitung 3 positif terinfeksi dengan kondisi 1 sembuh, 1 dalam perawatan dan 1 korban meninggal terpantau dari situs corona.banyuwangikab.go.id. Organisasi Mahasiswa Poliwangi yang sebelumnya telah menyumbangkan faceshield kepada RSUD Blambangan Banyuwangi kembali menyumbangkan alat tersebut pada Ikatan Bidan Indonesia Cabang Banyuwangi dan Komando Rayon Militer Srono. Faceshield buatan Tim Satuan Tugas Ormawa Poliwangi ini diserahkan oleh Ketua Satgas Ormawa Poliwangi, Bagus Alfian dan tim serta didampingi Pembina Badan Eksekutif Mahasiswa Poliwangi, Hery Inprasetyobudi, S.T., M.T. dan diterima langsung oleh Hj. U. Werdiningsih, SKM., M. P. H selaku ketua Ikatan Bidan Indonesia Pengurus Cabang Banyuwangi serta dalam waktu yang berbeda diserahkan kepada Koramil Srono yang dipimpin Kapten Infantri Wisdari selaku Danramil Srono pada hari Kamis (9/3).

Gambar 2. Penyerahan alat kepada Koramil Srono

“Terima kasih kepada mahasiswa Poliwangi telah menyumbangkan faceshield kepada kami IBI Banyuwangi, semoga dengan alat ini dapat membantu kami mencegah penyebaran Covid-19 dan bermanfaat melindungi para Bidan yang mengabdi di desa-desa di Banyuwangi, yang setiap saat berinteraksi dengan masyarakat,” Ungkap wanita yang biasa dipanggil Ning, Ketua IBI Banyuwangi. Ia juga mengungkapkan IBI Cabang Banyuwangi memiliki sebanyak 1912 anggota dengan 365 Bidan memiliki Surat Ijin Praktek Mandiri, yang mana 255 Bidan Aktif Praktek Mandiri dengan Klinik, serta sebanyak 74 sebagai anggota yang menjadi bidan resmi BPJS. “Faceshield seperti ini sangat dibutuhkan juga di kalangan bidan, karena juga selalu berkecimpung dengan pasien secara langsung, khususnya 74 bidan sebagai anggota bidan khusus BPJS yang menangani pasien sangat perlu menerima proteksi. Hal seirama juga disampaikan oleh Danramil Srono bahwa pihaknya juga turut sering berkecimpung di masyarakat.

Gambar 3. Faceshield buatan tim SATGAS ormawa poliwangi

“Disumbangkannya alat ini diharapkan untuk Organisasi Profesi dan Organisasi Komunitas di masyarakat tetap melaksanakan pekerjaan sebagaimana mestinya sehingga tidak berdampak besar terhadap pelayanan” Ungkap Hery selaku Pembina BEM. Ia juga berharap komunitas-komunitas di Banyuwangi memberikan contoh kepada masyarakat untuk patuh pada protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah sehingga masyarakat juga dapat melindungi dirinya sendiri dari penyebaran wabah ini.