BERTEMAKAN SURVEY DAN PEMERIKSAAN PEMBANGUNAN SERTA OPERASI PADA KAPAL, TEKNIK MANUFAKTUR KAPAL POLIWANGI TETAP SEMANGAT SELENGGARAKAN KUIAH TAMU SAAT PANDEMI
Gambar 1 Fyer medsos kuliah tamu

(10/7/2020) Jumat siang, bertempat di Aula Direktorat Politeknik Negeri Banyuwangi telah dilaksanakan kuliah tamu bertemakan “Survey dan Pemeriksaan Kapal Pada Pembangunan dan Operasi Untuk Menjamin Kualitas dan Keselamatan Kapal”. Kegiatan yang dilaksanakan secara online maupun langsung ini bertujuan agar mahasiswa Teknik Manufaktur Kapal Poliwangi dapat memahami pentingnya keselamatan pekerja pada saat pembangunan kapal hingga pengguna kapal pada saat beroperasi. Kegiatan yang dipandu oleh HIMATEMAKA ini turut mengundang Onny Dwi Setyono selaku Marine Inspector KSOP Pelabuhan Tanjung Wangi sebagai Pemateri 1 dan Aleik Nurwahyudi selaku Marine Safety Investigator KNKT sebagai Pemateri 2 serta dimoderatori oleh Hery Inprasetyobudi, Dosen Teknik Manufaktur Kapal Poliwangi. Kegiatan yang dilaksanakan sesuai Protokol Kesehatan ini juga mengundang Dedy Hidayat Kusuma selaku Wakil Direktur Bidang Akademik, Khoirul Muzaka selaku Ketua Jurusan Teknik Mesin, dan Abdul Rohman selaku Koordinator Program Studi Teknik Manufaktur Kapal Poliwangi.

Gambar 2 Dedy Hidayat, Wakil Direktur Akademik memberikan sambutan

“Dalam keadaan saat pandemi ini saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi Prodi TMK Poliwang atas terselenggaranya kegiatan ini dengan semangat mahasiswa yang tinggi,” Ungka Dedy Hidayat dalam sambutannya. Ia juga mengungkapkan tema yang diambil saat ini sangat wajib dimengerti oleh mahasiswa karena dimanapun kita berada perlu ditegaskan bahwa keselamatan adalah yang utama.

Gambar 3 Penyampaian materi oleh pemateri 1 dan pemateri 2

“Perkapalan adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan pemenuhan persyaratan kelaikan dan segala faktor yang memengaruhinya sejak kapal dirancang-bangun sampai dengan kapal tidak digunakan lagi,” Jelas Onny Dwi dalam penyampaian materinya. Lebih lanjut ia menjelaskan tentang bagaimana pentingnya sertifikat kelaikan kapal, bagaimana memeriksa setiap kapal yang akan beroperasi. Ia juga mengungkapkan bahwa meskipun kapal memiliki sertifikat kelaikan tetap harus diperiksa dikarenakan juga memiliki masa berlaku terhadap sertifikat kapal tersebut.

“Keselamatan kapal adalah keadaan kapal yang memenuhi persyaratan meliputi material, konstruksi, bangunan permesinan dan kelistrikan, stabilitas, tata susunan serta perlengkapan alat penolong dan radio, dan elektronik kapal yang dibuktikan dengan sertifikat setelah dilakukan pemeriksaan dan pengujian,” Terang Aleik Nurwahyudi sesuai UU tentang Pelayaran. Lebih lanjut ia menjelaskan tentang tentang desain kapal hingga pengoperasian dimana membutuhkan perhitungan dalam setiap aspeknya.